PENJURUSAN, KENAIKAN KELAS, DAN KELULUSAN

Penjurusan Kelas X

Pada kurikulum 2013 yang dilaksanakan pada tahun ajaran 2021/2022 ini, program penjurusan dilaksanakan sejak murid berada di kelas X. Adapun kriteria yang harus dipenuhi dalam penentuan program penjurusan adalah melalui Placement test dan Psikotest yang akan dilakukan pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) serta berdasarkan angket siswa dan nilai masuk PMB.

Kenaikan Kelas

Peserta didik dinyatakan naik kelas apabila memenuhi persyaratan sebagai berikut.

Menyelesaikan seluruh program pembelajaran dalam dua semester pada tahun pelajaran yang diikuti.

Predikat sikap minimal BAIK yaitu memenuhi indikator kompetensi sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh satuan pendidikan.

Predikat kegiatan ekstrakurikuler wajib pendidikan kepramukaan minimal BAIK sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh satuan pendidikan.

Tidak memiliki lebih dari 2 (dua) mata pelajaran yang masing-masing capaian pengetahuan dan/atau keterampilan di bawah KKM. Apabila ada mata pelajaran yang tidak mencapai KKM pada semester ganjil dan/atau semester genap, maka ketuntasan mata pelajaran diambil dari rata-rata nilai setiap aspek mata pelajaran pada semester ganjil dan genap

Murid yang tidak naik kelas, tidak diperkenankan mengulang di tahun berikutnya dan dikembalikan ke orang tua

Kelulusan

Sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2015 Tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik, Penyelenggaraan Ujian Nasional Dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah/pendidikan Kesetaraan Pada SMP/MTs atau yang sederajat dan SMA/MA/SMK atau yang sederajat peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah memenuhi syarat berikut:

  1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran selama tiga tahun;
  2. Memperoleh nilai sikap minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran yang terdiri atas:
  3. Lulus Ujian Sekolah